Langsung ke konten utama

Orang ketiga? Siapa yang salah?

"Tamu gak bakal masuk, kalo tuannya gak mempersilakan masuk"

Kalimat itu sering banget terdengar untuk mereka pelaku orang ketiga. Sederhananya gini, kita harus punya harga diri, agar mau gimana pun pacar orang menganggu kita gak akan pernah mau ngerusak hubungan orang. Udah tau pacarnya orang, kenapa masih mengusik? Udah tau milik orang, kenapa masih aja sok asik? Udah tau bakal ngerebut milik orang, kenapa pada nggak punya malu?

Masih mau bela diri dengan kalimat, aku nggak bakal sama pacar kamu kalo pacar kamu gak respon aku? aku nggak bakal sama pacar kamu kalo dia nggak mempersilakan aku masuk sedangkan dikehidupannya ada kamu? dan yang paling meanstrem yang aku dengar itu, kalo kamu nggak mau pacar kamu ganggu cewek lain, kamu rante aja pacar kamu biar nggak bisa pergi? Yang paling parahnya lagi, letupkan aja pacar kamu, biar dia gak ganggu aku? Padahal kenyataannya dia juga mau sama pacar orang *sabar-sabar* oke kita lanjut

Hubungan itu tentang dua orang. Dimana aku + kamu = kita. Diikat sama yang namanya komitmen. Komitmen untuk jalani hidup berdua tanpa mendua. Disisi lain udah pasti ada kepercayaan, kesetiaan, kerelaan untuk membahagiakan satu sama lain, bukan mengecewakan. Cinta itu untuk membahagiakan, jika yang kamu jalani banyak mengecewakan bahkan menyatiki diri kamu. Lepaskanlah, rasa sakit itu cuma pada saat melepas. Setelah kita bisa ikhlas bahagia pasti menghampiri. Karna bersedih atau bahagia itu ada dipilihanmu.

Yang perlu ditekankan, yang salah itu bukan cuma orang ketiga tapi pasangan kamu juga. Mereka cari kebahagiaan dengan mengorbankan perasaan banyak orang. Mereka sama-sama salah, lantas kamu berhak menghakimi mereka? enggak, enggak sama sekali. Untuk menyadarkan mereka aja sulit. Namanya juga jatuh cinta, berbunga-bunga. Orang kalo belum kepentok nggak bakal sadar. Orang ketiga bangga dapat miliki pasangan kamu, dan dia menyatakan kamu kalah, biarkan.

Buah dari sabar itu indah, peracayalah.

"Karna kamu nggak bakal tau cara meminta padaNya dengan baik, kalo nggak mengenal kecewa yg mendalam."

Teruslah memperbaiki diri untuk menjadi baik, karna yang terbaik gak bakal pernah ada, kalo kita nggak terus memperbaiki diri menjadi yang lebih baik. Jangan terkecoh sama yang silau dimata sampai lupa hati punya siapa.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saya Bukan Aku by Aliciaandf

Perkenalkan ini "saya" bukan "aku" Dengan sakit kronis, sebab terkena tikaman tak kasat mata yang merangkul lalu menusuk . Dengan telinga menuli, mata memejam, dan hati lebam-lebam . Mengapa? Saya yang berdarah, Dia yang kamu rawat dengan cinta. Baiklah.. Tahun-tahun saya dan kamu sudah usang, hancur bahkan. Kamu baik selama itu. Tapi entah kenapa dimata ini pengkhianatan selalu menjijikan. Sengaja puisi ini tertulis "saya" . Karena "aku" terlalu akrab untuk kita yang terlanjur asing.

Aku Ini Siapa

Aku ini siapa? Terlalu dekat tapi tak punya tempat. Tidak asing tapi tak saling ingin. Aku ini siapa? Terlalu menaruh harap sampai lupa kalau kau tak terharap. Aku ini siapa? Yang memintamu lebih baik padahal kau sama sekali tak ingin lebih. Aku ini siapa? Terlalu ingin lebih tapi sayang nggak bisa memiliki. Aku ini siapa? Si keras kepala yang ingin memperjuangkan tapi bertepuk sebelah tangan. Aku ini siapa? Seorang yang selalu memintamu disini tapi kau memilih pergi.

Pemandian Babarsari (Kabupaten Langkat)

Jatuh cinta sama tempat ini dari spanduk yang di pampang dijalan sebelum masuk ke desa Pamah Simelir. Suatu desa yang terujung tapi mempunyai pesona alam yang indah. Disini kita banyak menemukan objek wisata yang tiket masuknya sangat murah. Tenang, aman dan udaranya sejuk berasa di Berastagi. Akhir tahun, libur natal jalan-jalan berdua sama saudara. Dari mulai pergi keluar dari rumah kita berdua belum tau bakal menuju kemana. Yang penting sih jalan-jalan. Dan akhirnya kita memutuskan ke Lau Kulab. Mengikuti petunjuk di jalan sampai lah kita di depan jalan menuju Lau Kulab. Anehnya kita berdua sama sekali tidak tertarik untuk menuju Lau Kulab. Malah ikut mobil ke depan dikit aja dari jalan masuk ke Lau Kulab. Nama objek wisatanya "Babarsari". Bapaknya senyum liat kita berdua sambil bilang, wisata ini bakal dibuka tahun baru dek:) nanti tahun baru kesini yaaa. Padahal aslinya kita berdua udah ngebet kali mau kesini. Sambil temen mengarahkan kereta ke arah Lau Kulab, sam...